Red Saphire

College19 August 2006 6:40 pm

MaBa = Mahasiswa Baru
MaTA = Mahasiswa Tugas Akhir

Ada satu persamaan antara MaBa dan MaTA di kampusku, yaitu sama-sama memakai atasan putih dan bawahan hitam. Tapi rentang waktu yang memisahkan keduanya bisa 3 tahun, 3,5 tahun, 4 tahun, bisa juga hingga batas studi yaitu 7 tahun.

Bagaimana dengan aku?

Aku menjadi MaBa pada tahun 2003 yang lalu. Kegiatan inisiasi kampus yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Lewat masa itu, semester 1 kulalui dengan lancar. Jika bukan karena 1 mata kuliah yang mendapat nilai B+, aku sudah memperoleh IP 4 pada semester itu. Semester 2 nilaiku turun. Karena satu kesalahan kecil aku terpaksa mengulang satu mata kuliah. Sedangkan semester 3, aku harus bekerja sambil kuliah demi kelangsungan hidup di Surabaya ini.
Suasana kerja yang tidak kondusif sama sekali, banyaknya beban pekerjaan, dan majikan yang super perfeksionis membuatku muak dan stress. Untungnya prestasi kuliah masih bisa kupertahankan. Meski sudah ada nilai C+ yang menghias KHS.

Akhir semester 4 aku berhenti kerja. Pertimbanganku kala itu demi prestasi, biar tidak terus menurun. Nilai C yang bejibun di KHS semester 4 bikin aku stress, aku mencapai prestasi paling buruk selama masa kuliah. Semester 5 langsung padat dengan tugas proyek untuk 5 mata kuliah. Namun prestasiku semakin membaik. Semester 6 kemarin aku hampir menyamai prestasi pada semester 1, dengan hanya 2 mata kuliah saja yang mendapat nilai B. Alhamdulillah.

Semester 7 ini hanya tinggal 15 sks saja. yaitu:

  1. Kerja Praktek 2 sks
  2. Metodologi Penelitian 2 sks
  3. Sistem Pendukung Keputusan 3 sks
  4. Proyek Pengembangan Sistem Informasi 2 sks
  5. Tugas Akhir 6 sks
Ya, aku sudah menjadi MaTA. Apakah aku bisa lulus semester ini? Semua itu tergantung pada kedisiplinanku mengejar target demi target. Semoga aku bisa lulus semester ini. Amiin.

College30 June 2006 6:39 pm

Adalah salah satu konsekuensi jika mendalami hal-hal yang berhubungan dengan TI, maka kita dituntut untuk bersiap dengan perubahan yang sangat cepat.
Seperti juga saya sebagai mahasiswa S1 Sistem Informasi angkatan 2003.
Beruntung kampusku juga beradaptasi dengan perubahan itu, yaitu dengan adanya konversi kurikulum yang diharapkan dapat menyetarakan ilmu yang diberikan bagi mahasiswanya dengan perkembangan TI.

Konversi ini sudah diadakan 2 kali dalam rentang waktu antara tahun 2003 hingga 2006 ini.
Dan angkatan saya tentu saja mengalami keduanya, yaitu konversi kurikulum 2003 ke 2004 dan 2004 ke 2006.

  • Konversi Kurikulum 2003 ke 2004 .
    Pada konversi yang pertama saya alami ini cukup banyak mata kuliah yang berubah. Baik namanya, content/ silabinya, atau malah ada mata kuliah baru yang disesuaikan dengan perkembangan TI, seperti mata kuliah Mobile Application dan Basis Data Spasial. Tapi karena waktu itu saya masih semester 2 tidak ada perubahan yang berarti kecuali ada beberapa mata kuliah yang sudah saya jalani sebelumnya tidak ada padanannya dalam kurikulum yang baru. Seperti mata kuliah Teknik Digital yang tidak diselenggarakan lagi tapi sks yang sudah saya tempuh tetap diakui dan tertulis di transkrip. Akibatnya ada mata kuliah baru yang tidak sempat saya ikuti, seperti Basis Data Spasial. Sebenarnya bisa saja ikut kuliahnya saja untuk menambah ilmu, tapi pada saat kuliah itu diselenggarakan, beban kuliah yang sebenarnya sudah banyak :(
  • Konversi Kurikulum 2004 ke 2006 .
    Konversi kedua ini cukup membuat kejutan. Diantaranya, pengurangan jumlah sks yang tadinya 152 menjadi 144 saja. Dan praktikum yang tadinya 0 sks menjadi 1 sks. Wow, so surprising. Ada mata kuliah pilihan sebanyak 24 sks yang materinya cukup menarik, diantaranya Audit Sistem Informasi, Teknik Peramalan, Sistem Informasi Strategis, dll. Wah, jadi pingin ikut kuliahnya, cukup kecewa juga karena kemungkinan saya ikut kuliahnya kecil. Dan sewaktu menerima kontrak konversi saya, kekecewaan kembali melanda. Karena, semester ini saya mengambil 23 sks tapi yang tertulis di kontrak sisa mata kuliah, jumlah sks untuk semester ini hanya 18 sks, kemana yang 5 sks?? Lalu mata kuliah Database Developer tidak tertulis disitu, padahal mata kuliah ini termasuk mata kuliah proyek. *shock*

Menghadapi serba ketidakjelasan itu, saya mengirim email ke Ibu staff BAAK yang baik.
Beliau membalas dengan anjuran untuk mengikuti sosialisasi yang diadakan hari Jum’at 30 Juni 2006 pukul 14.00 di Gedung Serba Guna.

Disana Bapak dari Prodi S1 Sistem Informasi yang menjelaskan dengan panjang lebar disertai contoh. Dan betapa terkejutnya saya ketika yang dibuat untuk contoh adalah kontrak konversi saya. Yah karena pertanyaan yang diajukan pada saat itu sama dengan masalah saya, it’s OK lah.

Dan jawaban yang saya peroleh dari sosialisasi tadi sudah mengurangi kebingungan saya. Yaitu, pada intinya semua mata kuliah yang diambil DIAKUI. Pada kasus saya, Database Developer yang di kurikulum baru menjadi mata kuliah pilihan, tetap diakui bila saya lulus. Kontrak konversi saya dibuat dengan kemungkinan terburuk yaitu Database Developer tidak lulus, maka muncullah mata kuliah Sistem Informasi Terpadu untuk menutupi kekurangan sks hingga menjadi 144 sks atau dalam kasus saya kelebihan 1 sks menjadi 145 sks.

Konversi ini termasuk keuntungan, dimana angkatan 2003 tidak harus menempuh 152 sks. Tapi untuk praktikum tetap saja hilang sksnya. Yah semoga saja semester depan beban sks saya bisa lebih berkurang lagi sehingga bisa lulus dalam 3,5 tahun. Aamiin.

College22 June 2006 3:20 pm

fiuh
Akhirnya presentasi kapsel hari ini cukup sukses bila dibandingkan dengan kelompok lain *narsis dikit*
Minimal kelompokku ga berdiri lama2 di depan, di revisi ini dan itu, dan ditanya2 tentang algoritma-nya.
Sebelum maju, aku udah nyiapin slide yang lengkap, sampe contoh kasus dan pemecahannya.
Tapi pas demo program, ada yang kurang. Aku kurang detil menampilkan proses demi proses clustering dengan agglomerative clustering itu. Disimilarity matriknya ga ada, dan parahnya lagi, grafik yang notabene nampilin hasil akhir kurang informatif. Soalnya query-nya masih salah :(

Komentar dosennya sih gini intinya

Sebenarnya algoritma kelompok kalian sudah benar dan kalian juga sudah cukup paham. Hanya yang kurang adalah visualisasi dari algoritma itu dalam program. Step by step dan hasil akhir yang informatif juga harus ada. Kalau sudah sempurna, ini layak untuk TA

Wow, sepertinya aku mendengar ada TA disebut2 :P
Sip ini, bisa dijadiin ide untuk TA-ku.
Maju terus pik. TA sudah di depan mata.

Nah, sekarang tinggal 1 deadline
Tapi, dimana anggota kelompok yang lain???
Ririn sibuk, Ho kabur *jitak Ho kalo sampe pulang kampung*
Kita pingin ngerjain bareng2 sampe pagi menjelang, tapi dimana tempat yang bisa buat kumpul2 ngerjain tugas bareng gitu ya? Adakah cafe 24 jam di Surabaya? duh aku kok ga gawul ngene seh :(

College21 June 2006 6:23 pm

Praktikum dan ujian praktikum semester ini dah lewat, tapi seperti biasa, aku masih rajin mengunjungi LabKom tercintah. Selain karena ada 3 deadline, aku juga ngejunk + arisan dari sana :P tengs LabKom

Tapi ada ganjalan dikit. Masalah birokrasi yang mbulet. Kayak harus titip KTM pas waktu Praktikum Bebas. Trus waktu main di lab kita masih harus patuh ama jadwal praktikum. Kayak jam segini sampe segitu aja, terus kalo istirahat harus keluar, oh repotnyaaaaaa. Padahal kalo udah nyetting sana-sini trus harus kuit, OMG, LabKom itu ada Deep Freeze-nya, plis deh

Kenapa sih ga dibuat lebih praktis gitu? ini kan udah ga ada praktikum. Seharusnya dibuat lebih fleksibel, biar tambah betah main di lab. Dan bisa nambah budaya ilmiah yang dulu pernah didengung-dengungkan itu. Yah untung deh hari ini main di lab ga pake diusir-usir, soalnya ada asisten yang PB bareng. Duh kalo inget yang itu, aku jadi pingin ngomong kalo : aku bisa jadi asisten kalau aku mau dan kabag mengijinkan !

ditulis penuh aan karena rada gimana gitu ama resepsionis lab yang galak²

College 6:17 pm

3 IN A ROW….

Gila banget minggu ini, 3 mata kuliah presentasi pada 3 hari berturut-turut.

  1. Keamanan Komputer presentasi Secure POP mail dengan SSH Tunnel hari Rabu, 21 Juni 2006
  2. Kapita Selekta presentasi tentang Clustering sama demo aplikasinya hari Kamis, 22 Juni 2006
  3. Database Developer presentasi Form Master dan transaksi SI Rumah Sakit Poli Jantung hari Jum’at, 23 Juni 2006

*menghela napas*
Dan sewaktu tulisan ini diposting, presentasi KK sudah lumayan berhasil disamping adanya masalah teknis yang bikin kita ga bisa demo-in setting mail server kita, hiks. But nice job rin, els, and thanks to dave.

Now, 2 more to go.
Kapsel dah selesai aplikasinya, tinggal perbaikan disana-sini sama bikin power pointnya.
DBDeveloper ini yang parah, muga2 ‘extreme programming’nya berhasil :P
Ayo Pika, kamu PASTI BISA

College26 April 2006 3:46 am

Ujian dengan model Open Book yaitu bebas bawa buku atau hard copy lain sebanyak-banyaknya ke ruangan ujian *nerangin bagi yang belum tau*. Biasanya diterapkan pada mahasiswa yang sudah males hapalan *kan hapalan bagiannya anak es-de*. Ujian model begini biasanya tipe soalnya penerapan konsep yang sudah diajarin di kelas, kayak studi kasus gitu deh. Jarang banget keluar tipe soal yang nanyain konsep itu sendiri *mindah catetan itu mah*.
Berikut ini adalah tips² ujian open book :

  1. Bawa buku wajib mata kuliah yang akan diujikan, siapkan fisik untuk membawa buku yang banyak. Karena, bisa saja textbook mencapai puluhan :P
  2. Lengkapi catatan materi yang diterangkan dikelas, kalo perlu fotokopi catatan teman. Jangan lupa hapalkan tempatnya. Misal untuk materi A ada di bagian mana lembar keberapa
  3. Print semua slide dari dosen, ato kalo teman udah ngeprint tinggal fotokopi doang
  4. Kalo ada materi hitungan, siapkan contoh soal dan jawaban yang mirip. Sekalian latihan ngerjain
  5. Siapkan mental untuk pemberitahuan mendadak bahwa ujiannya Close Book, tapi kalo ini sih bisa diprotes ke dosen. Jadi ingat² yang dibilang dosen, ujiannya open apa close. Kalo bilangnya open tapi pas ujian ternyata close, anda bisa protes. Tapi kalo bilangnya close tapi anda mempersiapkan diri untuk open, berarti anda sedang budeg

Tapi dari semua perlengkapan tempur yang disebutkan diatas, hanya sekitar 50-60% saja yang bakalan kepake, jadi anda harus tetap belajar. Bukan berarti ujian open book tidak belajar *jitak diri sendiri*. Contoh menarik dari kakak kelas saya, dia tidak membawa perlengkapan tempur apapun pas ujiannya open book . Dia hanya mengandalkan materi apa yang ditangkapnya di kelas, and it works for him. *sangar*

Tulisan diatas adalah persenel ekspiriens penulis sahaja.

College20 April 2006 7:57 am

Thank’s to all.

Semua yang udah bantuin aku. Yayang yang bantuin wira-wiri nyari perlengkapan. Pradana yang nemenin jadi asisten selama satu jam pertama, Ririn yang sudah bantu sampe selesai, thanks banget. Ho yang udah nyiapin minuman, sayang ada yg kelupaan ya. Mas Yani yang udah ngasi pinjeman imager, meskipun satu jam pertama berlalu tanpa imager :(

Secara keseluruhan dapat dibilang lancar. Selain ada 2 peserta yang mengundurkan diri sebelum akhir acara karena ‘ga mudheng’. Yang aku sesalin kenapa selama dua jam mereka diem aja, kan aku ga tau kalo ga ngerti, sementara yang lain udah express, bahkan dah nyoba hosting aplikasi di somee.

Ah sudahlah, yang penting aku dah nyelesein semuanya.
Apa yang aku pelajari selama sekitar sebulan ini bisa aku share ke orang lain. Mungkin belum semua materi tentang web mobile dapat dicover di workshop ini. Waktunya kan hanya 3 jam.
Dan juga pengetahuan tentang web mobile-ku masih terbatas. Aku masih belum menguasai manajemen state dan error handling. Juga device specific yang bisa di setting sendiri.
Wah banyak juga ya.

Eniwe, thanks juga buat warga kampung yang ikut ngasi semangat ke aku. Aku sudah selangkah lebih maju dari waktu itu

College18 April 2006 10:39 am

wah aku telat nih masangnya, cuman tinggal besok doang. And will be presented by me *narses*.
Doain sukses ya…..

General, College5 April 2006 1:31 pm

Wah puwas deh abis ngritik dosen Manajemen Proyek Sistem Informasi lewat angket yang hari ini dibagiin.
Aku kurang setuju ama cara mengajarnya. Beliau sebenarnya berusaha ngajak mahasiswa ikut diskusi, biar kuliah 3 sks yang teori melulu itu ga bosenin. Tapi yang ada malah debat kusir tak berujung.
Teknisnya gini, mahasiswa yang ngomong - apapun, baik tong kosong atau yang berbobot - dinilai pake satu centang di kolom yang udah beliau buat. Semakin banyak centang maka semakin banyak nilai. Barangsiapa yang tidak pernah ngomong, ya ga dapat centang dan nilainya diprediksi cuman dapat C.
Yang aku amati sampe hari ini, rata² pendapat yang dikemukakan temen² hampir sama. Hanya bahasanya aja yang beda. Jadi pendapat yang saling bersahut-sahutan itu pada intinya sama.
Bete banget dua setengah jam gini melulu, apezzzz…..
Kalo masalah ngomong di depan umum, aku dah lumayan latihan pas jadi Co-Ass. Tapi kalo ngomong yang kayak di mata kuliah ini, males banget gitu loh.
Aku sempat bayangin kalo seumpamanya Hi Roy™ ada di kelas ini, pasti dia dapet A deh.

College16 March 2006 4:45 am

Habis baca ini dan ini aku jadi tau kalo belajar OOP itu ada step-stepnya, yaitu:

  1. Syntax
  2. Construct
  3. Principles
  4. Pattern

Aku masih dalam tahap Construct, belum menguasai principles. Selama ini juga kalo bikin tugas kuliah masih pada construct, belum memenuhi OO principles, apalagi pattern *fiuh*