Ujian dengan model Open Book yaitu bebas bawa buku atau hard copy lain sebanyak-banyaknya ke ruangan ujian *nerangin bagi yang belum tau*. Biasanya diterapkan pada mahasiswa yang sudah males hapalan *kan hapalan bagiannya anak es-de*. Ujian model begini biasanya tipe soalnya penerapan konsep yang sudah diajarin di kelas, kayak studi kasus gitu deh. Jarang banget keluar tipe soal yang nanyain konsep itu sendiri *mindah catetan itu mah*.
Berikut ini adalah tips² ujian open book :
- Bawa buku wajib mata kuliah yang akan diujikan, siapkan fisik untuk membawa buku yang banyak. Karena, bisa saja textbook mencapai puluhan
- Lengkapi catatan materi yang diterangkan dikelas, kalo perlu fotokopi catatan teman. Jangan lupa hapalkan tempatnya. Misal untuk materi A ada di bagian mana lembar keberapa
- Print semua slide dari dosen, ato kalo teman udah ngeprint tinggal fotokopi doang
- Kalo ada materi hitungan, siapkan contoh soal dan jawaban yang mirip. Sekalian latihan ngerjain
- Siapkan mental untuk pemberitahuan mendadak bahwa ujiannya Close Book, tapi kalo ini sih bisa diprotes ke dosen. Jadi ingat² yang dibilang dosen, ujiannya open apa close. Kalo bilangnya open tapi pas ujian ternyata close, anda bisa protes. Tapi kalo bilangnya close tapi anda mempersiapkan diri untuk open, berarti anda sedang budeg
Tapi dari semua perlengkapan tempur yang disebutkan diatas, hanya sekitar 50-60% saja yang bakalan kepake, jadi anda harus tetap belajar. Bukan berarti ujian open book tidak belajar *jitak diri sendiri*. Contoh menarik dari kakak kelas saya, dia tidak membawa perlengkapan tempur apapun pas ujiannya open book . Dia hanya mengandalkan materi apa yang ditangkapnya di kelas, and it works for him. *sangar*
Tulisan diatas adalah persenel ekspiriens penulis sahaja.

Hohohoho …
siiip, shrsnya adek2 kelas kudu ngebaca nie postingan …
Comment by Ririn — 28 April 2006 @ 4:56 am
Penting tha?… (~.^)b
Comment by Ho — 4 May 2006 @ 4:06 am
Hehehe.. kayaknya yang nulis pengalaman banget nich… Trims ya. Lain kali bikin tips buat ujian praktikum ya Mbak Koas.
Boleh nambain tipsnya nggak?
1. Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan.
Comment by Tape — 5 May 2006 @ 7:09 am
Sip
Comment by Tape — 5 May 2006 @ 7:11 am
Gw pernah ujian open book 3soal waktunya 3jam!! buset deh.. soalnya penerapan gt deh.. Mana sebelumnya gak belajar dulu lagi. Alhasil cuman bener 1 nomor :p
Comment by Rizuki — 15 May 2006 @ 9:56 am
Kemaren fillog kata dosennya Open Book ternyata di lembarnya ditulis closed books. Untung bisa diprotes. G belajar soalnya.
Comment by Calupict — 17 May 2006 @ 3:07 am